Senin, 07 Agustus 2017

Kendaraan untuk Investasi? Bisa, Asal...


Pada dasarnya, kendaraan memang bukan merupakan barang investasi. Hal ini disebabkan karena kendaraan memiliki nilai yang justru berkurang dari tahun ke tahun. Tetapi, bila kendaraan digunakan untuk sesuatu yang produktif, misalnya dimanfaatkan untuk rental mobil atau untuk armada antar jemput, maka kendaraan tersebut bermanfaat sebagai salah satu sarana investasi.

Pastikan Peluang Pasarnya

Sebelum membeli kendaraan untuk usaha, pastikan dulu pasar yang akan dibidik. Apakah kendaraan itu nanti akan dimanfaatkan untuk antar jemput (ngojek), untuk antar barang, atau mungkin sekedar disewakan ke orang. Pikirkan juga mengenai supirnya, apakah kita sendiri yang akan mengendarai kendaraan tersebut, atau mempekerjaan orang lain sebagai supir.

Tentukan Jenis Kendaraan yang Dipilih

Setelah menentukan pasar yang akan dibidik. Langkah selanjutnya adalah menentukan jenis kendaraan yang akan dipilih. Misalkan untuk mobil antar jemput, maka lebih baik memilih mobil dengan kapasitas tempat duduk yang banyak, agar memuat penumpang lebih banyak. Sedangkan apabila pasar yang dibidik adalah menengah keatas dan eksklusif, maka dipertimbangkan untuk memilih mobil dengan kualitas premium. Sebaiknya memilih mobil keluaran terbaru, karena itu akan menjadi nilai tambah bisnis anda.

Survey Harga Kendaraan

Sebagai seorang pengusaha, tentu kita mengharapkan untung yang sebesar-besarnya. Salah satu yang dapat meningkatkan keuntungan adalah dengan modal kerja yang lebih kecil. Selektiflah dalam memilih kendaraan. Pilih kendaraan dengan harga yang paling murah, fasilitas yang memadai, dan biaya perawatan yang paling terjangkau.
Cari promo kendaraan!

Salah satu tempat yang tepat untuk survey dan membeli kendaraan adalah saat berlangsung pameran, entah di mall atau di lapangan terbuka. Salah satu pameran otomotif terbesar dan menawarkan banyak keuntungan adalah di GIIAS (GAIKINDO Indonesia International Auto Show). GAIKINDO sendiri adalah singkatan dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia. Acara ini rutin diadakan setiap tahun, dan untuk tahun 2017 ini, GIIAS diselenggarakan pada bulan Agustus, pada tanggal 10-20 Agustus 2017 di ICE-BSD City, Tangerang. Dengan berkunjung ke pameran, kita akan mendapatkan berbagai promo menarik sekaligus dalam satu tempat. Lebih menghemat waktu dan biaya dibandingkan bila harus berkunjung ke dealer satu persatu.
Dapatkan promo menarik di GIIAS 2017

Memilih Leasing Terpercaya

Memiliki kendaraan secara kredit dapat menjadi pilihan. Selain meringankan modal kerja di awal, fasilitas kredit umumnya memberikan asuransi gratis selama masa kredit. Lumayan kan?

Pilihlah leasing terpercaya dan memberi banyak kemudahan. Pada GIIAS 2017, Bank Mandiri ditunjuk sebagai sponsor utama dibidang financial. Kredibilitas Bank Mandiri tentu tidak diragukan lagi. Dan pada event GIIAS 2017, anak usahanya yaitu Mandiri Tunas Finance, bertindak sebagai leasing official GIIAS 2017. Dalam naungan nama besar Bank Mandiri, tentu saja Mandiri Tunas Finance dapat menjadi salah satu leasing terpercaya yang dapat dipilih untuk kredit kendaraan impian kita.
Memilih keasing terpercaya (via dealer.com)

Pada GIIAS 2017 ini, ada beragam promo yang ditawarkan Bank Mandiri dan Mandiri Tunas Finance. Beberapa promo diantaranya sebagai berikut:

  1. Bunga 2,5% selama GIIAS 2017
  2. Gratis Voucher 2,5jt selama GIIAS 2017
  3. Program undian bebas angsuran
  4. Admin Rp. 1 selama GIIAS 2017
  5. Gratis e-Money dan OBU selama GIIAS 2017

Promo Mandiri Tunas Finance di GIIAS 2017

Buat yang tinggal di Jakarta, kesempatan kredit mobil di GIIAS 2017 tentu adalah kesempatan yang sangat menarik karena berkesempatan memiliki OBU/ On Board Unit, yang merupakan inovasi Bank Mandiri untuk kemudahan bertransaksi di tol. Dengan OBU, pengendara tidak perlu membuka kaca dan mengantri lama di pintu tol. Harga OBU terbilang cukup mahal, jadi lumayan juga kan kalau dapat gratis dengan kredit kendaraan lewat Mandiri Tunas Finance.

Disiplin dalam pembukuan

Salah satu kunci sukses usaha adalah pembukuan keuangan yang rapi. Selalu bedakan pos pengeluaran pribadi dan pengeluaran usaha. Dengan pembukuan yang tersusun rapi, maka perhitungan keuntungannya juga lebih akurat. Catat semua pengeluaran wajib seperti pembayaran angsuran kendaraan dan jadwal maintanance mobil. Terlambat pembayaran angsuran akan menyebabkan biaya membengkak akibat denda. Terlambat menservis kendaraan akan menyebabkan biaya perbaikan yang seringkali tidak sedikit.

Tetap produktif dengan kendaraan yang kita punya ya!

Naskah dipersembahkan untuk lomba blog Mandiri Tunas Finance. Kirim link postinganmu yang membahas tentang GIIAS 2017 dan Mandiri Tunas Finance ke ryanda.rusadi@mtf.co.id

1 komentar:

  1. Wahh seru yaa ke GIIAS, banyak kendaraan menggiurkan..

    BalasHapus