Jumat, 15 September 2017

Salah Kaprah Tentang Asuransi Jiwa di Indonesia


Familiar dengan asuransi jiwa? Sudah ikut asuransi jiwa?

Pic from Pixabay

Asuransi jiwa adalah suatu kontrak perjanjian  antara pemegang pemegang polis (kita) dengan perusahaan asuransi sebagai penanggung yang mana perusahaan asuransi akan membayarkan sejumlah nominal uang bila terjadi resiko kematian pada pemegang polis asuransi. Jenis asuransi jiwa sendiri ada bermacam-macam. Tapi pada dasarnya ada empat jenis asuransi jiwa:

1. Asuransi Jiwa Berjangka. Pada jenis asuransi ini kita membayar premi untuk jangka waktu tertentu, bisa 5, 10, atau 20 tahun. Namun bila tidak terjadi kematian pada jangka waktu tersebut, maka uang premi akan hangus.

2. Asuransi Seumur Hidup. Pertanggungan pada asuransi ini bisa sampai 100 tahun. Dan uang pertanggungan tidak akan hangus. Sayangnya, premi untuk asuransi jenis ini lebih mahal sampai dua kali lipat dari asuransi jiwa berjangka.

3. Asuransi Dwiguna. Asuransi jenis ini biasanya disematkan dalam paket tabungan pendidikan anak atau pun tabungan hari tua. Jadi pemegang polis mendapatkan manfaat asuransi sekaligus menabung untuk kebutuhan jangka panjang yang dikehendakinya. Namun, asuransi jenis ini preminya pasti lebih mahal dibanding asuransi berjangka.

4. Asuransi Unitlink. Ini nih asuransi paling booming belakangan ini. Asuransi plus investasi katanya. Memanfaatkan reksadana sebagai instrumen investasinya. Premi juga lebih mahal daripada asuransi berjangka, karena dana dibagi untuk premi dan investasi.

Salah Kaprah tentang Asuransi Jiwa di Indonesia

Sayangnya, pemahaman masyarakat tentang asuransi jiwa masih terbatas. Banyak perusahaan asuransi yang membuat paket produk asuransi plus tabungan atau asuransi plus investasi sehingga mengaburkan fungsi asuransi jiwa. Berikut beberapa salah kaprah tentang asuransi jiwa yang terjadi di masyarakat:

1. Asuransi Jiwa sebagai Instrumen Investasi
Ini pemahaman yang salah. Karena sejatinya membeli asuransi jiwa adalah membeli proteksi. Tidak ada istilah untung atau rugi pada asuransi jiwa, karena tentu saja kita tidak berharap musibah terjadi, bukan? Sayangnya banyak masyarakat yang ikut asuransi jiwa dwiguna atau pun asuransi jiwa unit link dengan harapan mendapatkan imbal hasil yang besar. Tetapi mereka lupa bahwa pada dua jenis asuransi jenis ini ada sejumlah biaya untuk membayar premi polis asuransi dan biaya administrasi. Barulah sisa dana diinvestasikan. Akibat salah kaprah ini, ujung-ujungnya banyak yang merasa 'rugi' ikut asuransi jenis ini. Ya jelas lah, mereka tidak memikirkan manfaat proteksi yang mereka dapatkan selama memegang polis asuransi ini. Kalau memang mau investasi, pilihlah produk investasi yang jelas seperti emas, saham, atau pun membeli reksadana.

2. Asuransi Jiwa Sama Dengan Asuransi Kesehatan
Ini salah kaprah kedua yang beredar di masyarakat. Banyak yang membandingkan antara BPJS Kesehatan dengan berbagai perusahaan asuransi jiwa di Indonesia. Ya jelas beda lah, BPJS Kesehatan adalah asuransi kesehatan. Kalau sakit bisa kita klaim. Sedangkan asuransi jiwa baru bisa diklaim bila kita sebagai tertanggung meninggal dunia. Bisa sih membeli manfaat kesehatan dari asuransi jiwa yang kita punya. Tapi jatuhnya memang jadi lebih mahal dibanding kita ikut BPJS Kesehatan, karena kita akan mendapat proteksi kematian sekaligus kesehatan. Namun lagi-lagi, saat manfaatnya tidak terasa, maka akan dicap mahal asuransi jiwa tersebut.

3. Semua Orang Butuh Asuransi Jiwa
Penjualan asuransi jiwa terutama asuransi jiwa unitlink sangat besar. Sayangnya hal ini tidak dibarengi dengan pemahaman yang baik dari masyarakat mengenai asuransi jiwa. Masifnya penjualan asuransi unitlink membuat masyarakat berlomba-lomba membelinya. Padahal tidak semua orang membutuhkan asuransi jiwa. Bayangkan saja, anak baru lahir sudah ditawari ikut asuransi unitlink. Dalihnya sih untuk dana pendidikannya kelak. Tapi, apa harus ya anak sekecil itu diikutkan asuransi jiwa? Sementara ayahnya yang kepala keluarga dan sumber penghasilan utama keluarga kadang justru luput ikut asuransi ini?

Seharusnya asuransi jiwa diprioritaskan pada mereka yang sudah berkeluarga dan menjadi pencari nafkah utama keluarga. Terlebih bila pekerjaannya beresiko tinggi. Tujuannya agar bila terjadi kematian pada si pencari nafkah, para anggota keluarga dapat terjamin finansialnya lewat klaim polis asuransi jiwa. Kalau bukan pencari nafkah, mending prioritas ikut asuransi kesehatan dulu. Karena probabilitas digunakannya lebih tinggi.

So, pahami asuransi demi proteksi diri. Jangan cuma asal ikut-ikutan dan saat tidak mendapat manfaat yang diharapkan lalu menuduh perusahaan asuransi yang menipu. Cermati selalu syarat dan ketentuan sebelum membeli polis asuransi. Jangan malas membaca klausul polis asuransi yang bejibun itu. Karena semua syarat dan ketentuan terpampang jelas di polis.

Selasa, 15 Agustus 2017

Tips Liburan Hemat di Yogyakarta Ala Backpacker


Yogyakarta merupakan salah satu destinasi wisata populer yang ada di pulau Jawa. Di Yogyakarta, ada banyak tempat-tempat bersejarah yang seru untuk dikunjungi seperti candi Borobudur, candi Prambanan, candi Ijo, Keraton Yogyakarta, Istana Air Taman Sari, atau Benteng Vredeburg. Ada juga wisata alam yang menawan di pesisir Jogja semisal pantai Indrayanti, Baron, Pok Tunggal, sampai Parangtrintis, serta wisata pegunungan ke Merapi. Kota Gudeg ini pun punya banyak kuliner yang selalu bisa mengugah selera.

Mlaku-mlaku nang Jogja pun jadi kegiatan yang mudah untuk dilakukan. Apalagi ada banyak moda transportasi yang bisa dipilih untuk sampai ke Jogja. Selain itu, wisata di Jogja juga bisa dilakukan dengan cara yang super murah, biar lebih banyak dana yang bisa disisihkan dan diinvestasikan nantinya, ya kan?(teteup). Nah, kamu melakukan trik hemat berikut ini:

Pergi Rombongan
Dengan pergi bersama-sama, kamu dan teman-teman bisa membagi pengeluaran untuk kebutuhan akomodasi dan transportasi seperti penginapan, sewa motor atau mobil, dan sebagainya. Jadi, kamu bisa lebih menghemat biaya liburan selama di Jogja.

Khusus untuk penginapan, lebih baik kamu lakukan Booking hotel online di Yogyakarta sejak jauh hari. Jika memesan kamar hotel langsung di tempatnya, kamu akan tidak akan bisa mengestimasikan pengeluaran dengan optimal, karena belum tahu harga pasti yang harus kamu bayar untuk mendapat penginapan. Kamu juga bisa kunjungi reservasi.com untuk mencari Hotel murah di Yogyakarta dengan penawaran terbaik.

Sewa Kamar Kost
Kalau kamu ingin tinggal lebih lama di Jogja tapi cuma punya bujet terbatas, carilah kamar kost yang di sewa secara bulanan dengan harga murah. Yogyakarta terkenal sebagai salah satu kota pendidikan di Indonesia. Di sana, ada banyak perguruan tinggi baik negeri maupun swasta. Biasanya, banyaknya perguruan tinggi berbanding lurus dengan banyaknya penyewaan kamar kost. Dengan menyewa kamar kost, kamu bisa tinggal lebih lama di Jogja hanya dengan sekali bayar penginapan.

Rata-rata perguruan tinggi di Yogyakarta pun letaknya cukup strategis. Jadi kamu tidak akan kesulitan mengaksesnya. Biasanya, di daerah dekat perguruan tinggi pun banyak tempat yang menjual makanan enak dengan harga yang ramah buat mahasiswa. Jadi kamu bisa lebih berhemat anggaran konsumsi.

Tapi ingat, tips yang satu ini cuma cocok untuk kamu yang liburan di Jogja dalam waktu yang cukup lama. Kalau cuma satu atau dua malam sih mending sewa hotel sekalian.

Sewa Kendaraan
Inilah enaknya kalau pergi secara rombongan. Kamu bisa menyewa kendaraan seharga Rp 50 ribu - Rp 100 ribu sehari untuk motor, dan Rp 250 ribu - Rp 300 ribu sehari untuk mobil. Tarif tersebut berlaku untuk penyewaan mobil tanpa supir alias lepas kunci. Meskipun tanpa supir atau pemandu, kamu tidak perlu khawatir tersesat karena sekarang zaman sudah canggih. Kamu bisa dengan mudah mencapai tempat yang ingin dituju dengan panduan GPS atau Google Maps. Namun pastikan diantara rombonganmu ada orang yang benar-benar bisa mengemudikankendaraan dan punya surat ijin mengemudi. Ini adalah salah satu syarat untuk berkendara sekaligus syarat yang dibebankan oleh agen penyewa kendaraan.

Berkemah
Kalau kamu ingin menghabiskan waktu di pesisir selatan Jogja, kamu bisa berkemah di tepi pantai. Pantai-pantai yang cukup populer untuk berkemah antara lain pantai Indrayanti, pantai Pok Tunggal,pantai Ngrumput, pantai Siung, pantai Sarangan, dan masih banyak lagi. Berkemah di pantai-pantai di Gunung Kidul akan menghadirkan kesan yang sangat menyenangkan. Kamu bisa menikmati romantisme pertemanan langsung di alam terbuka, melihat indahnya galaksi Bima Sakti di malam hari, menyaksikan eloknya fenomena matahari terbenam, dan mendengarkan suara ombak pantai di malam hari yang menenangkan. Tapi cara hemat seperti ini cuma bisa dilakukan di saat langit cerah. Jadi, cara ini cuma cocok dilakukan di musim kemarau. Ada juga beberapa tips penting buat kamu yang ingin berkemah di pinggir pantai. Antara lain pastikan memilih tempat perkemahan yang cukup ramai, lakukan ini bersama rombongan yang besar, jangan memasang tenda terlalu dekat dengan bibir pantai, pastikan membawa perlengkapan outdoor lainnya, jangan tinggalkan sampah sedikitpun, dan bersosialisasilah dengan rombongan lain.

Naik Trans Jogja
Kalau Jakarta punya Trans Jakarta dan Bandung punya Trans Metro Bandung, Jogja juga punya kendaraan masal yang nyaman, ber-AC, dan murah. Namanya Trans Jogja. Moda transportasi terhubung dengan tempat-tempat strategis seperti stasiun Tugu dan bandara Adisucipto. Selain itu, Trans Jogja pun banyak melewati daerah-daerah wisata. Menariknya, kamu bisa membeli tiket Trans Jogja tipe single trip. Jadi kamu hanya perlu membayar satu tarif untuk perjalana jauh-dekat sekali jalan. Harganya pun sangat murah, tidak sampai Rp 5000.


Menarik, bukan? Kalau tips ini kamu lakukan, di jamin budget liburanmu bakalan tipis, dan sisa uangnya bisa buat investasi (hidup investasi!).

Selasa, 08 Agustus 2017

Lomba Blog Mandiri Tunas Finance 2017

Draft Blog Competition

  • Buat artikel yang membahas tentang GIIAS 2017 dan Mandiri Tunas Finance

  • Tema spesifik yang akan dibahas bebas (No Sara & Politik) dan gaya dan jenis penulisan juga bebas disesuaikan dengan masing-masing blogger

  • Pada artikel tersebut terdapat beberapa poin yang harus diulas yaitu:

    • Tentang Bank Mandiri sebagai sponsor utama dibidang financial pada event GIIAS 2017
    • Tentang MTF sebagai leasing official GIIAS 2017
    • Ajakan untuk datang dan membeli mobil lewat MTF

  • Untuk memperkaya materi, dipersilakan untuk membahas beberapa poin berikut:
    • Bunga 2,5% selama GIIAS 2017
    • Gratis Voucher 2,5jt selama GIIAS 2017
    • Undian bebas angsuran
    • Admin 1rp selama GIIAS 2017
    • Gratis e-Money dan Obu selama GIIAS 2017

Ketentuan Pemenang
  1. Pemenang tidak ditentukan dari jumlah follower

  1. Pemenang ditentukan dari bobot da nisi tulisan

  1. Blog dengan tulisan berisi hal yang mengandung Humor dan/atau Pengetahuan akan menjadi poin tambahan

  1. Pemenang akan ditentukan oleh Manajemen MTF

  1. Hasil keputusan pemenang adalah mutlak dan tidak dapat diganggu gugat


Hadiah
  • Juara 1 Mendapatkan uang/transfer senilai Rp 3,500,000
  • Juara 2 Mendapatkan uang/transfer senilai Rp 2,250,000
  • Juara 3 Mendapatkan uang/transfer senilai Rp 1,250,000

*Jika telah selesai menulis, segera kirim url postingan lombanya melalui email; ryanda.rusadi@mtf.co.id

Senin, 07 Agustus 2017

Kendaraan untuk Investasi? Bisa, Asal...


Pada dasarnya, kendaraan memang bukan merupakan barang investasi. Hal ini disebabkan karena kendaraan memiliki nilai yang justru berkurang dari tahun ke tahun. Tetapi, bila kendaraan digunakan untuk sesuatu yang produktif, misalnya dimanfaatkan untuk rental mobil atau untuk armada antar jemput, maka kendaraan tersebut bermanfaat sebagai salah satu sarana investasi.

Pastikan Peluang Pasarnya

Sebelum membeli kendaraan untuk usaha, pastikan dulu pasar yang akan dibidik. Apakah kendaraan itu nanti akan dimanfaatkan untuk antar jemput (ngojek), untuk antar barang, atau mungkin sekedar disewakan ke orang. Pikirkan juga mengenai supirnya, apakah kita sendiri yang akan mengendarai kendaraan tersebut, atau mempekerjaan orang lain sebagai supir.

Tentukan Jenis Kendaraan yang Dipilih

Setelah menentukan pasar yang akan dibidik. Langkah selanjutnya adalah menentukan jenis kendaraan yang akan dipilih. Misalkan untuk mobil antar jemput, maka lebih baik memilih mobil dengan kapasitas tempat duduk yang banyak, agar memuat penumpang lebih banyak. Sedangkan apabila pasar yang dibidik adalah menengah keatas dan eksklusif, maka dipertimbangkan untuk memilih mobil dengan kualitas premium. Sebaiknya memilih mobil keluaran terbaru, karena itu akan menjadi nilai tambah bisnis anda.

Survey Harga Kendaraan

Sebagai seorang pengusaha, tentu kita mengharapkan untung yang sebesar-besarnya. Salah satu yang dapat meningkatkan keuntungan adalah dengan modal kerja yang lebih kecil. Selektiflah dalam memilih kendaraan. Pilih kendaraan dengan harga yang paling murah, fasilitas yang memadai, dan biaya perawatan yang paling terjangkau.
Cari promo kendaraan!

Salah satu tempat yang tepat untuk survey dan membeli kendaraan adalah saat berlangsung pameran, entah di mall atau di lapangan terbuka. Salah satu pameran otomotif terbesar dan menawarkan banyak keuntungan adalah di GIIAS (GAIKINDO Indonesia International Auto Show). GAIKINDO sendiri adalah singkatan dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia. Acara ini rutin diadakan setiap tahun, dan untuk tahun 2017 ini, GIIAS diselenggarakan pada bulan Agustus, pada tanggal 10-20 Agustus 2017 di ICE-BSD City, Tangerang. Dengan berkunjung ke pameran, kita akan mendapatkan berbagai promo menarik sekaligus dalam satu tempat. Lebih menghemat waktu dan biaya dibandingkan bila harus berkunjung ke dealer satu persatu.
Dapatkan promo menarik di GIIAS 2017

Memilih Leasing Terpercaya

Memiliki kendaraan secara kredit dapat menjadi pilihan. Selain meringankan modal kerja di awal, fasilitas kredit umumnya memberikan asuransi gratis selama masa kredit. Lumayan kan?

Pilihlah leasing terpercaya dan memberi banyak kemudahan. Pada GIIAS 2017, Bank Mandiri ditunjuk sebagai sponsor utama dibidang financial. Kredibilitas Bank Mandiri tentu tidak diragukan lagi. Dan pada event GIIAS 2017, anak usahanya yaitu Mandiri Tunas Finance, bertindak sebagai leasing official GIIAS 2017. Dalam naungan nama besar Bank Mandiri, tentu saja Mandiri Tunas Finance dapat menjadi salah satu leasing terpercaya yang dapat dipilih untuk kredit kendaraan impian kita.
Memilih keasing terpercaya (via dealer.com)

Pada GIIAS 2017 ini, ada beragam promo yang ditawarkan Bank Mandiri dan Mandiri Tunas Finance. Beberapa promo diantaranya sebagai berikut:

  1. Bunga 2,5% selama GIIAS 2017
  2. Gratis Voucher 2,5jt selama GIIAS 2017
  3. Program undian bebas angsuran
  4. Admin Rp. 1 selama GIIAS 2017
  5. Gratis e-Money dan OBU selama GIIAS 2017

Promo Mandiri Tunas Finance di GIIAS 2017

Buat yang tinggal di Jakarta, kesempatan kredit mobil di GIIAS 2017 tentu adalah kesempatan yang sangat menarik karena berkesempatan memiliki OBU/ On Board Unit, yang merupakan inovasi Bank Mandiri untuk kemudahan bertransaksi di tol. Dengan OBU, pengendara tidak perlu membuka kaca dan mengantri lama di pintu tol. Harga OBU terbilang cukup mahal, jadi lumayan juga kan kalau dapat gratis dengan kredit kendaraan lewat Mandiri Tunas Finance.

Disiplin dalam pembukuan

Salah satu kunci sukses usaha adalah pembukuan keuangan yang rapi. Selalu bedakan pos pengeluaran pribadi dan pengeluaran usaha. Dengan pembukuan yang tersusun rapi, maka perhitungan keuntungannya juga lebih akurat. Catat semua pengeluaran wajib seperti pembayaran angsuran kendaraan dan jadwal maintanance mobil. Terlambat pembayaran angsuran akan menyebabkan biaya membengkak akibat denda. Terlambat menservis kendaraan akan menyebabkan biaya perbaikan yang seringkali tidak sedikit.

Tetap produktif dengan kendaraan yang kita punya ya!

Naskah dipersembahkan untuk lomba blog Mandiri Tunas Finance. Kirim link postinganmu yang membahas tentang GIIAS 2017 dan Mandiri Tunas Finance ke ryanda.rusadi@mtf.co.id

Kamis, 01 Juni 2017

Bukareksa, Investasi Semudah Belanja Online


Semenjak iseng jualan online di marketplace, aku mulai sedikit banyak mempelajari tentang bisnis online ini. Dan walau keuntungannya masih seuprit. Aku pengen keuntungan itu bisa diinvestasikan. Ternyata pucuk dicinta ulam pun tiba. Bukalapak rupanya meluncurkan fitur baru, Bukareksa. Dari namanya sudah tahu dong ini apa. Yes, ini produk reksadana.

Yang menarik dari Bukareksa ini adalah kemudahan pembelian reksadana menggunakan saldo bukadompet, jadi semudah belanja online saja kan? Dan yang lebih menarik lagi, minimal dana yang diinvestasikan sangat kecil, cukup 10 ribu saja. Pas banget nih buatku yang berniat menginvestasikan keuntungan penjualan yang cuma seiprit-iprit itu.

Buat aku yang penasaran dengan fitur Bukareksa ini, informasi yang disediakan di aplikasi Bukalapak cukup jelas. Bukareksa baru meluncurkan dua produk reksadana yaitu CIMB Principal Bukareksa Pasar Uang dan Reksa Dana Syariah Mandiri Bukareksa Pasar Uang. Keduanya adalah reksadana pasar uang yang resikonya rendah. Lumayan untuk dana yang akan diputar dalam waktu cepat. Setidaknya imbal hasil lebih tinggi dari deposito.

Pilih yang syariah biar tenang...
Aku meminimalkan unsur riba dalam investasiku. Bukannya sok islami atau gimana. Tapi pilihan investasi saat ini sangat beragam, jadi kalau bisa memilih investasi yang syariah tentu akan lebih baik, bukan? Alhamdulillah lewat BukaReksa aku bisa mencicipi reksadana pasar uang yang syariah.

Bagaimana membeli produk BukaReksa?

Supaya bisa membeli produk BukaReksa, hal pertama yang harus dilakukan adalah mengisi form pendaftaran online.

Form pendaftaran online BukaReksa: https://www.bukalapak.com/bukareksa/investors/new

Isilah form pendaftaran dengan data diri yang sebenarnya. Jangan mendaftarkan dengan nama email, nomor rekening dan KTP yang berbeda. Ketiga identitas ini harus sama karena produk ini diawasi langsung oleh OJK.

Cara verifikasi data juga sangat mudah. Ketika SMS verifikasi masuk, kita akan diarahkan ke tautan untuk melakukan tanda tangan online. Pastikan HP yang digunakan support internet dan layar sentuh ya. Setelah proses verifikasi selesai, dalam waktu kurang dari 24 jam kita akan menerima konfirmasi dari pihak Bareksa. *ternyata produk BukaReksa terafiliasi dengan Bareksa, semacam 'marketplace'nya reksadana. Dari dulu aku penasaran pengen buka akun disana tapi belum kesampaian. Costumer supportnya ramah dan fast response. Besoknya, akun BukaReksa-ku sudah aktif. Yeay!

Awalnya, mau beli Reksa Dana Syariah Mandiri Bukareksa Pasar Uang hari itu juga, tapi aku lihat jam sudah menunjukkan pukul 14.00. Aih, besok Jumat ajalah belinya, toh pasti ikut NAB hari Jumat.

Ternyata, Bukareksa baru ada promo Jumat Berkah menyambut Bulan Ramadhan. Promo berlangsung di tanggal 26 Mei, 2 Juni, 9 Juni, dan 16 Juni. Promonya adalah bonus unit penyertaan sebesar 10% dengan syarat dan ketentuan berlaku, sebagai berikut:
1. Promo terbatas untuk investor tercepat.
2. Minimal pembelian sebesar 250 ribu rupiah dan tidak berlaku kelipatan.
3. Dana yang diinvestasikan tidak boleh ditarik dalam waktu sebulan.
4. Unit penyertaan bonus akan diberikan pada tanggal 25 Juni 2017 ke rekening investor terpilih. Moga-moga bisa kepilih ya, lumayan nih buat tehaer. Hehehe.
Promo BukaReksa Syariah
Yang perlu diketahui saat membeli produk BukaReksa:

1. Teliti membaca prospektus dan penjelasan singkat. Walaupun investasi di pasar uang memiliki resiko rendah, namun bukan berarti tanpa resiko ya. Tetap cermat sebelum membeli yes.

2. BukaReksa itu fitur baru. BukaLapak bekerjasama dengan Bareksa. Jadi costumer supportnya mungkin belum responsif menanggapi keluhan dan pertanyaan investor. Kayak pas aku tanya masalah promo Jumat Berkah, jawaban daostumer support lebih dari 12 jam, itupun jawabannya tidak menjawab pertanyaanku, sigh. Sempat aku bertanya ke Bareksa, pelayanan disana lebih responsif, tapi kalau masalah promo dari Bukalapak, ya mana paham cs-nya Bareksa, ya kan?

3. Pembeliannya memang semudah belanja online, tapi unitnya sendiri baru masuk dalam jangka waktu paling cepat 1x24 jam. Jangan harap bakal kayak beli voucher listrik atau handphone, sesaat sesudah ditransfer terus produk langsung masuk. Proses pembelian reksadana panjang cuy. Harus lewat manajer investasi endebrai endebrai. Nanti kalau mau jual lagi juga bakalan nunggu juga. Ya mirip lah sama mencairkan deposito yang belum jatuh tempo, prosedurnya rada berbelit, demi menjaga keamanannya juga sih.

Postingan ini sebenarnya dibuat pas hari Jumat tanggal 26 Mei kemarin, sekalian maunya review program Jumat Berkah. Tapi, aku masih belum yakin jadi investor terpilih. Soalnya yang nanti bakal dapat bonus unit penyertaan baru ketahuan pas tanggal 25 Juni. Doakan dapat sih ya, lumayan nih unit penyertaannya sebesar 10% dari total dana yang diinvestasikan. Kalau dari syaratnya sih, belinya harus 250.000 dan dapat bonus unit penyertaan maksimal 30%.

Oh ya, di hari Senin ini, Alhamdulillah pembelian Reksa Dana Syariah Mandiri Bukareksa Pasar Uang yang kuajukan di hari Jumat pagi sudah disetujui di hari Senin ini. Ternyata sesuai janjinya, bahwa proses pembelian tidak memerlukan biaya, jadi seluruh saldo di BukaDompet yang kubelikan Reksa Dana Syariah Mandiri Bukareksa Pasar Uang 100% jadi unit penyertaan, sampai ada empat angka di belakang koma segala, hihi.
Pembelian tidak dikenakan biaya apa pun!

Jumat besok jadi pengen berburu lagi aahh..walau sudah jelas bahwa unit penyertaan bonus maksimal 30 ribu, xixixixi..


*bukan sponsored post. Murni pengalaman pribadi.

Selasa, 30 Mei 2017

Aplikasi Android Untuk Belajar Saham


Postingan lalu, aku sudah membahas kesalahan mendasar dan fundamental (halah), kenapa aku masih losess di saham.

Baca: Tiga Kesalahanku sebagai Trader Pemula dan Caraku Mengatasinya

Ada tiga kesalahan mendasar, yaitu timeframe yang belum jelas, belum punya indikator pegangan, dan yang paling parah nih, sering salah entry di harga bawah yang masih mau ke bawah lagi. Parahnya, aku masih baper mau stop loss. Padahal, saham itu adalah tentang pengendalian emosi. Jangan terlalu cinta sama saham yang cuma 'morotin' kamu. Gitu kata suhu di grup chatting saham.

Nah, aku harus move on dari semua kesalahan itu. Aku harus lebih sering mempelajari chart dan indikator-indikator, agar langkahku mantap untuk entry dan exit di suatu saham. Masalahnya, aku cuma ngandelin smartphone nih. Ribet kalau harus via pc atau laptop. Seringnya juga aku belajar saham sembari mengerjakan pekerjaan rutin yang nggak memungkinkan anteng di depan layar komputer.

Alhamdulillah sekarang banyak aplikasi android yang mumpuni untuk belajar saham. Aku selalu pakai aplikasi ini untuk menganalisa saham mana yang ingin kubeli.

1. Aplikasi dari Sekuritas



Karena aku punyanya akun di Danareksa, maka aplikasi wajibku ya Danareksa Online. Sejauh ini, aplikasi Danareksa Online kugunakan hanya sebatas untuk jual-beli saham saja. Kedepannya mau lebih memaksimalkan fitur automatic tradingnya. Sebenarnya aku lihat aplikasi mobile-nya mansek (Mandiri Sekuritas) lebih mudah dipahami dibanding aplikasi bawaan Danareksa (cuma pernah lihat punya teman). Tapi, nggak ada gunanya juga aku instal, wong nggak ada akun disana. Nambah akun? Ntar dulu deh, cuma satu aja belum pernah top up lagi.

2. RTI bussiness

Ini aplikasi andalan untuk menganalisa fundamental suatu perusahaan. Must have application buat value investor. Tampilan aplikasinya menarik dengan paduan warna putih dan hijau. Terdapat chart tanpa indikator yang menyimpan data harga saham sampai 5 tahun kebelakang. Suka kepoin bagian cum date deviden saham, biar tahu kapan saham inceran bagi deviden, hihi.

3. Stokbit
Awal trading, aku sering mantengin website ini. Tapi semenjak pakai RTI, aku jarang buka ini. Ternyata, versi aplikasinya isinya lengkap bo! Ada forum diskusi, blast berita terupdate yang sudah diklasifikasikan per saham. Dan yang terpenting, ada chart online dengan bermacam indikator yang memudahkanku menganalisa grafik harga saham. Boleh dibilang, inilah nyawaku dalam menganalisa tehnikal saham.
Keren banget, watchlist dan chartnya bisa digunakan, FREE!


4. Indonesia Stock Exchange Data
Dulu, aplikasi ini sempat jadi dasarku trading saham. La enak je. Udah ada rekomendasi jelas di setiap saham. Ada fitur bandarmologynya juga. Sayangnya, kalau mau memanfaatkan fasilitasnya secara lengkap, kudu langganan 70 ribu per bulan. Lah profit trading bakal habis buat bayar iuran aja ntar. Dan lagi, rekomendasi dari aplikasi ini masih perlu dianalisa sesuai trading plan masing-masing.
Cukup komplit toolsnya, sayang berbayar, wkwkwk.

5. Fibonacci Calculator
Karena di stockbit tidak tersedia indikator fibonacci, maka aku pakai aplikasi sendiri untuk fibonacci. Masih jarang kuaplikasikan sih, soalnya aku masih belum begitu paham memanfaatkan fibonacci *tutup muka


Cuma itu saja sih aplikasi yang kupakai. Apapun aplikasinya, yang penting harus terus belajar dan berlatih saham. Biar cuan makin lebar. Kalau teman-teman pakai aplikasi apa?

Minggu, 28 Mei 2017

Tiga Kesalahanku sebagai Trader Pemula dan Cara Mengatasinya

Sudah lama gak posting tentang 'belajar saham'. Ada begitu banyak materi yang tersebar di jagat internet dan grup chatting, bikin aku bingung,

Mau pelajari yang mana dulu?
Mau kuasai yang mana dulu?

Karena sejatinya semua itu kadang saling berhubungan. 

Buku Technical Analysis for Mega Profit sudah khatam dibaca. Grup chatting selalu disimak, tutorial youtube cukup banyak yang ditonton. Tapi masih losess aja, kenapa ya?


Ternyata aku melakukan kesalahan mendasar yang harus segera kuperbaiki:

1. Timeframeku nggak jelas.
Kadang cuan sedikit gatal lepas. Giliran losses parah, malah kutahan. Entrynya enak, selama ada deposit. Tapi mau exit susah, yg kadang sayang masih bisa naek, ternyata abis itu nyungsep. Kadang juga gak tahan liat tu saham merah terus dijual (sedekah sama bandar? Wahahaha). Seringnya sih itu, telat keluar terus nyungsep, ato malah kecepetan keluar jadi cuan gak maksimal. 

Tapi intinya itu, timeframeku kudu dipastikan dengan jelas. Kalau buat invest, harus benar pilih perusahaannya. Habis beli ya nggak usah diutak atik. Tapi kalau buat trading, yang paling utama harus disiplin money managementnya. Kelihatannya sepele, tapi justru ini yang paling krusial dari bisnis (cie) saham. Kudu displin dan no baper. Paling enak pake automatic trading, cuma porto juga masih seiprit-iprit. Masih belum begitu paham pakai fitur automatic trading juga (dasar gaptek).

2. Suka ikut-ikutan orang. Tapi malu bertanya. 
Aku sebenarnya beruntung punya banyak orang baik yang bersedia membagikan ilmu sahamnya secara gratis di grup chatting. Aku juga punya sahabat yang bertahan menggeluti saham dari 4 tahun yang lalu. Kurang berkah apa coba? Tapi kadang aku suka takut bertanya. Nanti pertanyaanku salah nggak ya? Nanti aku ngerepotin dia nggak ya? Tapi dilain sisi, aku suka ikut rekomendasi mereka juga. Padahal kan harusnya sebelum ikutan rekomendasi orang, sebaiknya kita analisa sendiri dulu supaya yakin dengan pilihan kita. Dan yang terpenting, tetap disiplin dengan stoploss.

3. Sukanya nyari saham murah di bawah.
Nggak salah sih sebenarnya, tapi ternyata perlu dipahami juga tren dari saham itu. Kalau downtrend, sebaiknya jangan mulai koleksi kecuali sudah ada tanda pembalikan arah. Masalahnya aku tu masih sering nggak paham, kapan mulai reversal atau balik arah. Kadang cuma false break, terus saham nyungsep lagi.

Dan, kembali lagi, kudu disiplin sama money management...Biar nggak baper, sebaiknya sih pasang automatic trading machine. Tetapkan nilai saham yang dibeli dan exit point yang dituju.

Bila berhasil membenahi tiga hal ini, aku yakin aku sukses menjadi investor yang bahagia.

Jadi mulai sekarang, aku bakalan fokus:
1. Membuat jurnal trading dan menganalisa indikator yang kupakai. 
2. Lebih giat mempelajari chart ketimbang diombang-ambingkan rekomendasi sana sini.
3. Untuk hal itu, Alhamdulillah aku sudah menemukan aplikasi android chart online, lengkap dengan berbagai indikatornya. Next bakalan aku bahas aplikasi pendukung trading. Aku full pakai smartphone soalnya nih.

Baca: Aplikasi Android untuk Belajar Saham

2. Mencoba berani bertanya kepada mereka yang expert
3. Memaksimalkan penggunaan ATM (automatic trading machine) agar bebas baper dan stress free.

Bismillah.