Selasa, 27 Agustus 2019

Kunci Mengatur Keuangan Rumah Tangga ala Investasiemak


Masalah uang terkadang jadi momok dalam kehidupan berumah tangga. Permasalahan klasik seperti uang habis sebelum gajian, atau kebutuhan mendadak yang terkadang memaksa untuk berhutang. Wah, jangan sampai seperti itu ya. Oleh karena itu, sebagai menteri keuangan rumah tangga, para emak harus pintar mengelola keuangan rumah tangga. Perlu diingat bahwa keberhasilan pengelolaan rumah tangga bukan pada seberapa besar uang yang dikelola, tetapi seberapa tepat pengelolaannya.

1. Alokasikan penggunaan uang di awal terima uang tersebut.

Bagi keluarga karyawan, pengelolaan keuangan harus tepat dari terima gaji. Seluruh pembiayaan dan rencana investasi disisihkan di awal bulan. Kalau katanya perencana keuangan terkenal, Safir Senduk, "Habiskan gajimu!". Maksudnya, seluruh pos keuangan harus sudah terpenuhi. Kalau pekerjaannya freelance alias tidak tetap gajiannya per bulan, maka harus ditargetkan penghasilan minimal pengeluaran sebulan. Segera sisihkan sesuai pos-pos yang ditentukan. Yang perlu dibuat pos pengeluaran antara lain:

A. Kebutuhan belanja sebulan, mulai dari belanja bahan makanan, jajan anak, pulsa, bensin, dll. Kalau mau gampang sih, langsung dijatah misal 2 juta perbulan. Jadi dalam sehari nggak boleh lebih dari 68 ribu.

B. Kebutuhan pembayaran, mulai dari listrik, uang sekolah, gaji ART, jaringan internet, dan hutang kalau ada. Buatlah di list kebutuhan pembayaran yang harus dilakukan dalam sebulan. Kebutuhan pembayaran tahunan seperti pajak kendaraan dan PBB, dicicil alokasinya per bulan.

C. Alokasikan investasi minimal 10% dari pendapatan! Misal bisa lebih besar, tentu lebih baik. Pilih produk investasi sesuai kebutuhan ya!

Semua pos dialokasikan di awal terima uang. Karena kalau dari awal uang tersebut tidak disisihkan, khawatir keburu habis saat akan digunakan. Patuhi apa yang sudah dianggarkan! Kebocoran perencanaan keuangan biasanya dari ketidakdisiplinan terhadap angka-angka tersebut.

2. Tentukan target keuangan

Dalam hidup, pasti ada target. Tujuannya, supaya hidup terarah. Dan yang jelas, dengan target, hidup akan terasa lebih bersemangat. Termasuk dalam keuangan, kita perlu membuat target keuangan. Target keuangan itu dibagi menjadi 3 berdasarkan jangka waktunya, yaitu jangka pendek, menengah, dan panjang. Dalam mewujudkan target keuangan, diperlukan kendaraan investasi agar target keuangan dapat terpenuhi dengan lebih baik. Investasi loh ya, bukan yang ada asuransinya. Perihal asuransi akan dibahas di poin selanjutnya.

Investasi jangka pendek bisa lewat reksadana pasar uang. Returnya lebih baik dibanding hanya ditabung ditabungan. Disebut jangka pendek bila rentang waktunya 1-2 tahun. Selanjutnya untuk investasi jangka menengah bisa lewat SBR, ST, ORI, reksadana campuran (yang terdiri dari surat berharga dan sedikit porsi saham). Nah, untuk jangka panjang, bisa dengan investasi emas atau saham (perhatikan fundamental perusahaan). Yang perlu diingat, investasi bukan hanya tentang seberapa besar returnnya, tetapi seberapa mudah liquiditasnya juga. Semakin liquid alias mudah dicairkan, maka semakin fleksibel untuk kebutuhan jangka pendek.

3. Disiplin pada perencanaan keuangan yang dibuat

Rencana sudah selangit, target sudah ditetapkan, tetapi bila tidak disiplin dengan perencanaan keuangan yang dibuat, ya sama saja. Pribahasa bersakit-sakit dahulu bersenang-senang kemudian bisa diterapkan dalam hal perencanaan keuangan. Biasakan hidup sederhana agar tidak susah memenuhi target keuangan.

4. Hindari hutang

Katanya hutang itu riba, dosanya ngeRIBAnget. Sebenarnya tanpa ditakut-takuti soal dosa, hutang tanpa pertimbangan matang memang akan menyengsarakan. Hutang akan menggerogoti keuangan keluarga, apalagi sekarang banyak program pinjaman mudah yang ternyata bunganya selangit. Misalkan butuh mobil, bisalah nanti beli mobil seken dengan harga yang tidak terlalu menguras kantong.

5. Memiliki asuransi kesehatan

Asuransi kesehatan sangat penting, karena sakit tidak bisa diduga datangnya. Asuransi kesehatan seperti BPJS Kesehatan sudah cukup bagus dalam menjamin pengobatan. Belum ada asuransi kesehatan semurah dan selengkap BPJS. Jangan berpikir untuk menunggak bayar asuransi, nanti akan repot sendiri ketika asuransi tersebut diperlukan. Selama asuransi tersebut tidak dipakai, anggap saja sedang sedekah, karena asuransi bukan soal untung rugi, tetapi kita membeli proteksi.


Sebagai emak dan menteri keuangan rumah tangga, kelima poin tersebut sangat penting dilakukan. Jangan berhenti belajar soal pengaturan keuanganrumah tangga. Tetap membuka mata dengan berbagai jenis investasi. Dan jangan lupa untuk mengajarkan mengatur keuangan pada anak sejak dini. Bila sedari kecil sudah mampu mengatur keuangan, kedepan akan lebih mudah menghadapi 'tantangan' masa depan.

Sabtu, 09 Maret 2019

Meraup Pendapatan Tambahan dengan Kamera Smartphone


Zaman sekarang banyak cara untuk menambah pundi pendapatan. Salah satu yang berpotensi menjadi lumbung uang adalah kamera smartphone kita. Nah, potensi ini harus kita manfaatkan semaksimal mungkin, @haryosetiyadi membagikan tipsnya pada acara #ArisanIlmuKEB kerjasama @emak2blogger dan @wardahbeautyjogja.

Definisi harfiah, foto adalah cahaya, jadi dalam memotret kuncinya adalah pada cahaya. Ada 12 tahapan dalam menghasilkan foto yang bagus:

1. Selalu cek lensa kamera.
Kalau lensa kamera kotor, gambarnya ngeblur nanti.

2. Atur fokus kamera

3. Atur eksposure sebisa mungkin secara manual

4. Jangan pakai zoom.
Kamera smartphone itu fixed, pakai zoom bikin fokus gambar jadi pecah.

5. Usahakan kamera harus selalu steady.
Bila tidak pakai tripod dan mengandalkan tangan, ada tips dari Mas Haryo supaya kamera snartphone tetap steady, yaitu dengan menaruh siku ke bagian perut, sehingga tangan memegah smartphone lebih kokoh.

6. Gunakan "rules of third"
rule of thirds adalah aturan sepertiga adalah petunjuk bagaimana caranya memosisikan objek di sepertiga bagian dalam foto agar lebih enak dilihat.*
Kalau di kamera HP ditampilkan garis-garis, maka objek foto ditampilkan seperti berikut:

7. Gunakan "leading lines"
Leading lines adalah adalah garis-garis imajiner yang ada di dalam foto yang mengarahkan mata kepada obyek utama (point of image), atau terkadang obyek lain di dalam foto.*

Jalan setapak, tiang listrik, jendela,tangga atau pun bangun datar lain di foto dapat menjadi garis imajiner yang menggiring pandangan ke objek utama pada foto.

8. Mengambil gambar dari presfektif yang beda
Lipstik memang bentuknya begitu saja, tapi kalau diambil dari presfektif yang beda, foto lipstik menjadi unik.

9. Perhatikan background foto

Prinsipnya, foto harus berwarna dan bertekstur. Untuk foto makanan kurang berwarna seperti bakso, bisa pakai background warna. Kalau sudah cerah dan bertekstur, latarnya polos saja, putih misal.

#psst, foto flatlay itu ternyata maksudnya untuk memperjelas benda-benda dalam suatu tempat, misal isi tas. Dengan pengambilan gambar 90 derajat dari objek, maka semua benda dapat terlihat jelas.

10. Ambil gambar berulang-ulang
Foto bagus itu bukan kebetulan. Untuk mendapatkan foto yang bagus kita perlu mengambil gambar berulang-ulang. Kalau khawatir memori penuh, setiap selesai foto baru dipilih foto terbaik.

11. Gunakan mode paronama

Untuk mendapatkan foto yang paripurna, ambil sudut gambar seluas mungkin, tetapi tetap fokus pada objek yang ingin dituju. Nanti fotonya baru di-crop untuk diambil bagian yang diperlukan

12. Jangan edit foto berlebihan!

Yang namanya sesuatu yang berlebihan itu tentu tidak baik, begitu juga soal editing foto. Usahakan ketika mengambil gambar, kondisi cahaya cukup sehingga objek terfoto dengan bagus dan jelas. Dengan begitu, apabila diperlukan editing maka hanya minor editing.

Nah, sebenarnya 12 rules ini nggak terlalu dibahas sama Mas Haryo, karena sudah umum dibahas saat workshop. Iya sih, Makdi juga bilang begitu, 12 rules itu terlalu teori, emak-emak mah butuh praktek! Hehehe... Nah, di kesempatan ini Mas Haryo buka-bukaan soal tips memenangkan lomba foto. Jadi dalam suatu foto itu harus jelas E D.F.A.T-nya. Apaan tuh EDFAT? EDFAT adalah singkatan dari:

Entire: keseluruhan

Keseluruhan objek foto dalam suatu frame harus menarik untuk dilihat. Pemilihan background akan mempengaruhi keseluruhan foto.

Detail: satu titik fokus

Foto sebaiknya jelas fokus yang dituju. Apalagi kalau foto produk, jangan sampai malah properti fotonya lebih dominan dibanding produk yang akan ditampilkan.

Frame: Pembatasan objek foto

Dalam mengambil gambar, kita harus jeli mengatur batas fotonya. Bagaimana dalam batasan 1000x1000 pixel (misalkan), foto harus bisa mencangkup keseluruhan objek foto dengan baik. Framing juga tergantung pada jenis fotonya, misal foto landscape tentu harus luas framingnya. Akan tetapi untuk foto produk, framenya bisa dipersempit agar foto bisa fokus ke produk.

#Sejarah landscape: untuk menggambarkan pemandangan. Perhatikan garis horizontalnya. Dalam foto, warna dominan 1 saja. Misal langitnya sudah biru terang, maka rumputnya jangan hijau terang juga. Lebih baik biru langitnya dibuat lebih soft. (Contoh fotonya Mak Vee)
Saran Mas Haryo, warna birunya nggak perlu seterang ini.

Angle:  Sudut pengambilan foto
Ini nih skill foto yang butuh insting dan skill yang mumpuni. Sudut pengambilan foto yang tepat tentu akan menghasilkan karya foto yang cetar bagusnya. Apalagi buat objek foto yang sudah biasa. Beda sudut pengambilan foto bisa menghasilkan persepsi yang berbeda.

Time: Waktu jepret

Ini juga butuh jam terbang memotret, disamping harus familiar juga dengan alat yang digunakan untuk memotret. Jepretan dengan timing yang tepat akan menghasilkan foto yang luar biasa. Seperti pada foto levitasi, kalau tepat timing jepretnya, tentu akan menghasilkan foto melayang yang sempurna.

Selain prinsip EDFAT, ada lagi nih tips supaya galeri foto kita di Instagram terlihat menarik. Hayo, hari gini siapa yang masih bodo amat sama feed Instagram? Kalau feed-nya bagus kan enak juga lihat Instagramnya to. Hehe

Layout. Pilih layout yang sesuai agar bagus dilihat. Bisa berpola landscape-potrait-landscape, atau memberi bingkai pada setiap foto yang akan ditampilkan di feed Instagram. Feed dengan layout yang terpola akan menarik audiens scroll ke bawah.

Mood. Bikin fotomu menjadi acuan untuk audiens. Misal DIY perlengkapan rumah, pasti banyak yang nyariin kan?

Referensi. Sering-sering main ke website grafis seperti unsplash, best of behance, shutterstock. Dari sini kita bisa dapat referensi foto apa yang bernilai jual. Ya iyalah, yang pada nitip foto di situs itu kan tujuannya untuk 'monetasi/komersilkan' fotonya.

Response. Tarik minat audience untuk merespons foto kita. Bisa dengan foto daily life yang dituangkan dalam bentuk visual. Bila mengikuti kaidah EDFAT, pasti foto dengan konsep sederhana ini bisa jadi sangat menarik. Contohnya foto-foto seputar daily life dari selebgaram @hamadahideaki @ringgoagus @andien , sederhana tapi cetar kan?

#Tips: Best time foto didaerah tropis sekarang sebelum jam 8, soalnya matahari sekarang sudah lebih cepat panas dan terangnya.

#aplikasi edit foto yang dipakai Mas Haryo: Tribe archipelago, vsco

Fyuh, kelar juga nulis materi ini sampai lebih dari seminggu. Soalnya materinya memang padat banget. Dan kalau benar-benar menerapkan apa yang disarankan Mas Haryo, yakin deh akan mulai berdatangan job buat motret. Apalagi sekarang brand banyak melirik pengguna Instagram walaupun followernya sedikit. Karena yang followernya sedikit itu justru engagement ratenya tinggi.
Foto by IG @bookpacker

Thanks a lot Mas Haryo, Wardah, dan juga KEB!

*informasi dari google

Jumat, 01 Maret 2019

Langkah Jitu Memaksimalkan Pendapatan untuk Investasi dari Blog


Senikmat-nikmatnya pekerjaan adalah sesuatu yang kita sukai. Begitu juga dengan dunia nge-blog. Kayaknya cuma nulis curhatan doang, tapi siapa sangka bisa jadi sumber pendapatan, ya kan? Tapi, untuk membuat blog bisa menjadi sumber pendapatan tentu nggak mudah, perlu tahu tipsnya, dan juga harus maksimal usahanya. Nah di #KEBelajar,  kerjasama @emak2blogger dengan @props_id, yang merupakan media patner dari Google Channel Partner untuk Ad Monetizing menyelenggarakan talkshow #KEBxProps bertajuk "Langkah Jitu Memaksimalkan Pendapatan Iklan". Talkshow dibuka oleh Mak Icoel selaku ketua KEB, kemudian sebagai pemandu peserta menapaki langkah jitu memaksimalkan pendapatan adalah Mbak Ilona Juwita selaku CEO Props Indonesia dan Mak Carra selaku blogger, penulis, dan juga social media consultant. Mbak Ilona Juwita sebagai CEO Props Indonesia, yang merupakan rekanan google untuk urusan monetasi iklan, tentu sudah punya langkah jitu memaksimalkan pendapatan iklan yang akan dibagi pada kita. Selain itu, Mak Carra sudah sangat dikenal sebagai blogger yang mahir membuat konten viral. Jadi seminar sehari ini komplit banget nih. Dari cara optimasi iklan dan cara pembuatan konten berbobot. Karena strategi pemasangan iklan yang ciamik juga percuma bila pembaca blognya sedikit. Begitu pula blog yang pembacanya banyak juga tidak akan menghasilkan kalau tidak dimonetisasi/dipasangi iklan.

Materi pertama dari Mbak Ilona Juwita*

Faktor Utama Monetasi= VOLUME
Yang jadi faktor utama monetasi iklan seperti pada iklan google adalah volume yang tinggi. Untuk mencapai volume yang tinggi dibutuhkan page view yang juga tinggi.

KECEPATAN LOAD IKLAN
Yang kedua adalah kecepatan load iklan. Apabila dalam wakru lebih daru 3 detik iklan tak jua muncul,  berarti kecepatan loadingnya masih kurang bagus. Pendapatan iklan tidak akan maksimal kalau loading iklannya lama. Yang bikin loading lama antara lain karena kebanyakan plugin, ataupun layout yang tidak mobile responsive.

Ketiga, KUALITAS TRAFFIC/KUNJUNGAN
Google akan mereview kualitas traffic, kalau ternyata cuma klik bait, page view tidak dihitung. Waspadai invalid traffic karena klik iklan sendiri berulang-ulang, atau publisher sengaja bikin pembaca tdk sengaja meng-klik.

Salah satu meningkatkan kualitas traffic adalah dengan memasang video sehingga pembaca akan lebih lama di halaman blog kita. Tentu dipastikan bahwa videonya menarik dong ya.

VIEWABLE
Pastikan iklan diletakkan di tempat yang terlihat. Gimana bisa diklik kalau tampak pun tudak. Ya kan?

Tips: pastikan letak iklan di bawah navigasi. pastikan slot bisa menampilkan berbagai pilihan size. Tenang, tampilan iklan google sudah menyesuaikan dengan layout website kita kok.

MOBILE FRIENDLY
Nggak usah alay bikin tampilan website kece tapi berat loadingnya. Mending cakep-cakepan layout di mobile, karena pengguna saat ini sebagian besar menggunakan mobile. Cek, dimana letak iklan kita kalau tampilan mobile?

Masalah bikin adsense. GIMANA CARA BIKIN AKUN?

Pendapatan dari iklan tampak menggiurkan, namun banyak yang belum paham caranya. Berikut beberapa pilihan yang bisa digunakan:

1. Pasang kode di blog, nanti google akan mereview, selanjutnya akun adsense diaporove.

2. Bisa juga ikutan @props_id buat para pemula atau blogger yang tidak sempat mengurusi administrasi pemasangan iklan.

Selain adsense, ada adExchange. Yg iklannya bisa dibayar setiap iklan terlihat. Tapi syaratnya lebih susah dari adsense. Dengan ikutan @props_id kita mendapat kemudahan memasang iklan di adExchange. Walaupun demikian, kualitas dan traffic konten harus senantiasa dimantain biar bisa gajian dari Props terus, ya kan?

Udah mahir strateginya mendapatkan penghasilan dari blog, sekarang gimana caranya nih biar penghasilannya meningkat? Nah materi tentang ini bakal disampaikan oleh Mak Carra. Emak yang sudah terbukti kehandalannya bikin tulisan viral. Materi Mak Carra ini adalah tentang "Pillar Post", apa itu?
Mak Carra berbagi tips membuat pillar post*

Pillar post adalah postingan yang menjadi 'nyawa' di blog. Lewat postingan ini kemudian pengunjung bakal lihat postingan yang lain. Pillar post sebaiknya adalah konten yang berhubungan dengan global audience. Kontennya "evergreen", yaitu tidak terpengaruh tren, relevan sampai 10 tahun kedepan, dan dibutuhkan orang banyak. Selain itu,  postingan bersifat "practical", jadi bisa dicari terus. Contohnya tentang tips, guidelines, atau how to seputar parenting atau kecantikan, waw pasti rame tuh.

How to make pillar post?

1. Tentukan ide besarnya: topik/niche, tujuan, pembaca, masalah umum
Dari ide besar, digali apa yg jd daya tarik/magnetnya. Spt misal cerita lotus birthnya Andien

2. Keyword research! Prinsip: supply vs demand. Bisa pakai https://neilpatel.com/ubersuggest/. Percuma aja no 1 di kata kunci google, tapi untuk kata kunci tersebut dalam sehari belum tentu ada yang mencari.

3. Perhatikan 5W + 1H. Lakukan story telling yang runut berdasarkan pertanyaan Who, when, where, why, what dan how. Jangan keluar dari topik (oot), misal curhat masalah percintaan padahal lagi ngasih tips membina hubungan cinta.

4. SEO Check. Lakukan pengecekan kata kunci, headline sesuai kata kunci, url pendek yang berisi sekitar 2 kata kunci (tidak perlu semua kata kunci dimasukkan), isi deskripsi, dan gambar dinamai sesuai kata kunci.

Nah, itu tadi langkah jitu memaksimalkan pendapatan iklan di blog. Sedikit demi sedikit, lama-lama akan jadi investasi yang menjanjikan. Terima kasih KEB sudah memfasilitasi acara berfaedah banget seperti ini. Tetep semangat memfasiltasi dan menginspirasi emak-emak haus ilmu ini.^_^

Peserta workshop semangat memaksimalkan pendapatan di blog ni ^_^*

*foto jepretan Ardian Kusuma (@bookpacker)

Jumat, 01 Februari 2019

Menstrual cup. Investasi untuk diri dan bumi

Repost dari IG @menstrualcuptribe. Ternyata dengan alat sekecil itu, bisa mengurangi sampah sebanyak itu!

Ada yang belum tahu menstrual cup? Jadi, kalau perempuan datang bulan kan umumnya pakai pembalut sekali pakai itu kan. Yang bersayap, tanpa sayap, panjang 26 cm sampai 32 cm. Nah menstrual cup ini fungsinya sama-sama menampung darah kotor, tetapi cara kerjanya berbeda. Menstrual cup berbentuk cup/mangkok yang diletakkan di ujung miss V kita, nanti darah kotor akan tertampung disitu. Mangkok ini memiliki kapasitas sekitar 15 ml. Apabila sekiranya darah kotor lagi banyak keluar, menstrual cup dapat dikeluarkan dan dikosongkan per 2 jam sekali. Setelah dikosongkan, menstrual cup dibilas bersih dan digunakan kembali. Banyak testimoni yang mengatakan nyeri haidnya berkurang dengan menggunakan menstrual cup. Varian model menstrual cup juga bermacam-macam. Disesuaikan dengan usia dan ukuran miss V. Berikut penampakan berbagai tipe menstrual cup dilansir dari IG wombmama. Rata-rata mirip-mirip sih ya?
"No vagina with the same size!"


Gimana? Tertarik pengen coba tetapi takut? Ini ada beberapa tips supaya bisa memantapkan diri menggunakan menstrual cup.

1. Bulatkan tekad untuk mengurangi sampah dan pohon yang ditebang! Bayangin betapa merdekanya kalau kemana-mana nggak perlu ribet bawa bekal "roti jepang", nggak perlu cuci pembalut. Ah damainya hidup...

2. Rileks. Jangan terintimidasi dengan bentuknya. Ini masukinnya dengan cara dilipat, dan itu kecil kok. Kalau sudah masuk, jangan khawatir nggak bisa keluar. Desainnya mengikuti kontur miss V kita, jadi bakalan mantep di ujung miss V. Nggak bakalan nyungsep masuk, tapi juga nggak bakalan copot ketika digunakan
Posisi menstrual cup 'terkunci' di miss V

3. Basahi menstrual cup dan area miss V dengan air. Tujuannya agar menstrual cup lancar masuknya. Begitu juga saat akan mengeluarkan menstrual cup dari miss V. Basahi miss V dengan air, kemudian mulailah sedikit mengeden, lalu pelan-pelan tarik menstrual cup dengan menekan salah satu ujung dan melipatnya. Kagok waktu pakai paling hanya di bulan pertama. Selanjutnya pakai menstrual cup mah kecilll...

4. Lakukan "bongkar pasang" di kamar mandi agar bisa langsung membuang darah segar ke dalam kloset. Karena memang tak bisa dipungkiri memakai menstrual cup berarti perlu keberanian melihat darah segar. Menstrual cup berbeda dengan pembalut yang menyerap darah di dalam gelnya, darah pada menstrual cup tertampung seperti apa adanya. Dalam hal ini lebih sehat karena bebas bahan kimia. Namun, karena darah tertampung dalam bentuk cair, maka perlu hati-hati dalam melepaskan menstrual cup. Cubit bagian atas menstrual cup, lipat, kemudian keluarkan, baru kemudian buang isinya. Bisa dicoba pakai air biasa dulu deh. Tapi percayalah nggak sesusah itu. Ini hanya soal kebiasaan saja. Cara penggunaan dan pengeluaran menstrual cup dapat dilihat pada gambar berikut:
Gambar dari pinterest

5. Mulai menggunakan yang murah dahulu

Saat ini banyak merek menstrual cup yang beredar. Yang tidak memiliki merek seperti produk menstrual cup keluaran china juga banyak. Yang dikhawatirkan bila menggunakan menstrual cup murah adalah karena tidak ada sertifikasi pada bahan yang digunakan. Tapi, kalau dari ketebalan dan kelenturan silicon, sebenarnya tidak berbeda jauh, hanya mungkin agak tipis sedikit. Ini ada survey di luar negeri tentang penggunaan menstrual cup bermerek dan menstrual cup murah tanpa merek.
Aku sendiri termasuk yang 36% itu. Hehe. Punya yang branded merek mooncup, ini yang kupakai setiap hari. Tetapi punya juga keluaran China yang harganya nggak ada 5% dari yang branded, sementara buat cadangan. Tetapi dari kenyamanan digunakan sih rasanya sama saja. Produk China memang bersahabat banget buat sobat misquen yang ingin kekinian. Hihi.

Menggunakan menstrual cup berarti berinvestasi bagi diri dan lingkungan. Investasi diri dengan mengurangi kontak bagian intim kita dari paparan bahan kimia dan  menghemat pengeluaran pembalut. Lalu juga investasi kita bagi lingkungan, karena penggunaan menstrual cup akan meniadakan sampah pulp dari setiap wanita yang datang bulan. Dengan begitu akan berkurang sampah yang dapat mencemari sungai. Penggunaan menstrual cup juga akan mengurangi pohon yang ditebang untuk kebutuhan pembuatan pembalut.

Barang kecil ini bisa jadi investasi besar bagi seorang wanita.

Kamis, 31 Januari 2019

Memilih Pendidikan untuk Investasi Masa Depan Anak


Investasi itu luas maknanya. Investasi nggak hanya soal materi serta nilai untung dan rugi. Lebih dari itu, investasi adalah sesuatu yang berharga dan senantiasa dijaga agar tetap berharga. Salah satu investasi non materi yaitu ilmu. Warisan paling berharga dari orang tua kepada anak adalah ilmu. Dengan ilmu anak akan menjadi mandiri dan bermanfaat bagi orang lain. Jadi tak heran bila para orang tua getol mencari pendidikan yang terbaik untuk anaknya. Sebenarnya, ada banyak aspek yang perlu diperhatikan dalam memilih pendidikan anak. Pemilihan pendidikan yang tepat akan menjamin anak menjadi pribadi yang bahagia dan berguna. Apa sajakah aspek yang harus diperhatikan?

1. Kasih sayang adalah kunci pendidikan yang terbaik

Anak ibarat spons yang siap menyerap berbagai ilmu pengetahuan. Stimulasi berupa sentuhan dan pelukan dari orang tua (dan keluarga) terbukti dapat meningkatkan kecerdasan anak. Dalam perasaan aman dan nyaman, maka anak akan menyerap lebih banyak ilmu pengetahuan. Penuhi pula nutrisi anak dengan makanan yang bergizi, sebab logika nggak bisa jalan tanpa logistik. Ya atau yes?

2. Pendidikan dari keluarga adalah yang terpenting

Fitrahnya anak itu belajar. Ketika bayi dia akan belajar tengkurap, merangkak, berdiri, berjalan, kemudian berlari. Setelah lebih besar dia akan belajar mengungkapkan emosi. Disini peran penting keluarga. Pendidikan yang diterapkan di rumah akan membentuk karakter dan kepribadian anak (memperkaya karakter bawaannya dari lahir). Sedini mungkin ajarkan anak untuk mengungkapkan emosi dengan cara yang benar. Saluran emosi yang lancar akan membuat anak terhindar dari sikap tantrum. Selain diajarkan mengungkapkan emosi, anak juga perlu diajarkan berbagi. Intinya pendidikan keluarga sangat penting terutama untuk pondasi kecerdasan emosi anak.

3. Memilih sekolah yang tepat

Nah, ini nih bahasan yang nggak ada habisnya. Memilih sekolah yang tepat. Sebenarnya apa sih kriteria sekolah yang tepat itu?

a. Tepat itu berarti cocok dengan si anak
Ini yang terpenting. Pokoknya anak harus bisa betah di sekolah dulu. Karena lebih dari separuh harinya dihabiskan di sekolah. Makanya menjadi sangat penting membawa anak ikut survey calon sekolahnya

b. Kesamaan visi orang tua dengan sekolah
Sebagai perpanjangan tangan dari orang tua, sekolah yang dipilih haruslah sevisi dengan orang tua. Kan kasihan anaknya kalau tidak ada kesamaan visi antara orang tua dan sekolah. Misal contohnya, ada sekolah yang mengharuskan anak-anaknya memakai bahasa Indonesia, sedangkan orang tuanya di rumah selalu menggunakan bahasa daerah. Kelihatannya sepele, tapi kan anak jadi bingung.

c. Kemudahan komunikasi dengan sivitas di sekolah.
Ini bagian penting selanjutnya. Sekolah itu kan ibarat perpanjangan tangan kita sebagai orang tua. Sivitas di sekolah adalah orang tua kedua bagi anak, sehingga kemudahan komunikasi menjadi sangat penting. Kita berhak dan harus tahu perkembangan pembelajaran anak setiap harinya.

d. Lingkungan pertemanan anak dan orang tua di sekolah
Percayalah, sekolah sebagus apa pun, dengan guru sepintar apa pun, nggak menjamin anak kita 'jadi', karena ada faktor lain yang dapat mendukung keberhasilan anak, yaitu lingkungan pertemanan di sekolah, plus pergaulan orang tuanya. Manusia cenderung gampang terpengaruh sekitarnya, begitu juga anak dan orang tuanya. Oleh karena itu, perlu dilakukan observasi nengenai lingkungan pertemanan anak. Amati jangan sampai anak menjadi korban ataupun pelaku bullying. Begitu juga pertemanan para orang tua murid. Jangan sampai terjebak saling menyombongkan prestasi anak. Karena anak bukan piala yang bisa disombongkan kemana-mana.

e. Harga
Harga ditulis terakhir, padahal sebenarnya ini juga penting. Kalau bisa yang semurah mungkin (bahkan gratis). Walaupun faktor kenyamanan anak tetap yang paling utama. Yang nyaman belum tentu yang paling mahal.

4. Lingkaran pertemanan anak menentukan masa depannya
Sama halnya dengan pertenanan anak di sekolah. Ortu harus mampu membaur menjadi rekan diskusi anak, ajak teman bermainnya ke rumah sehingga kita dapat mudah mencari informasi mengenai teman anak. Ajarkan anak memilih teman yang baik, sehingga dapat bersinergi maju bersama.

5. Jangan sepelekan long life learning

Dari berbagai poin di atas, pembelajaran kehidupan tentu nggak ada habisnya. Ajarkan anak konsekuensi saat melakukan kesalahan, menyisakan uang jajan untuk ditabung, belajar sabar dengan orang yang lebih tua, dll. Itu adalah long life learning. Yang nantinya membentuk soft skill di dunia kerja.

Yang jelas, sekolah hanyalah irisan kecil dari pendidikan yang bisa dilakukan orang tua kepada anak. Kalau kata abah, harta yang paling berharga adalah keluarga, maka kata anak, harta yang paling berharga adalah ilmu yang bermanfaat.

Senin, 28 Januari 2019

Hutang Negara Indonesia mencapai 13 juta per jiwa?


Apa yang kamu pikirkan melihat tulisan di atas? Kalo aku mikirnya itu utang persalinan lho. Dan dengan polosnya, ketika temen posting gambar itu di WAG, aku nyahut, "Bayar segitu kalau nggak pakai BPJS dan di rumah sakit kali."
Ternyata maksudnya hutang negara saudara-saudara!

Oke, keep calm, tetep berpikir positif. Ya, nggak bisa dipungkiri hutang negara Indonesia memang besar dan cenderung membengkak belakangan ini. Tapi percayalah itu hutang produktif, dan jangan pesimis. Keuangan negara kita masih sehat kok (aku bukan ekonom, tapi kalau lihat pasar modal Indonesia, seharusnya memang baik-baik saja kok).

Dan setelah topik tentang utang negara digulir di WAG, aku dengan (sok pahlawan) mulai promo tentang surat berharga negara. Kan pas banget momennya, lagi ngomongin utang negara. Ternyata, mulai deh muncul berbagai pendapat. Ada yang mengaitkan Indonesia banyak bencana karena kebanyakan makan riba, ikut investasi di surat berharga negara sama aja riba. Ada lagi yang beranggapan, investasi itu yang konvensional aja, emas dan properti. That's all. Nggak usah neko-neko.

Oke, aku sependapat soal emas dan properti itu investasi yang bagus. Tapi, investasi nggak cuma itu. Ada beragam jenis investasi, yang bisa disesuaikan dengan profil resiko kita. Nggak semua bisa 'hoki' di emas ataupun properti. Aku pribadi kurang nyaman investasi di emas karena merasa nggak aman nyimpen emas batangan. Beli tanah juga belum mampu, dan beli tanah itu jodoh-jodohan. Pernah suami beli tanah di Lampung, ujung-ujungnya zonk, karena per-legal-annya kacau.

Suka sedih sama tuduhan riba dan semacamnya untuk semua produk keuangan yang beredar di Indonesia. Label syariah ternyata nggak jua membuat sebagian masyarakat percaya kalau produk keuangan tersebut aman dari riba. Lihatlah negara dengan getolnya mengeluarkan sukuk, supaya masyarakat Indonesia percaya untuk berinvestasi untuk negeri. Tapi karena bentuknya hutang, tetap saja dianggap riba.

Oke aku memang bukan ahli ekonomi Islam. Tapi ayolah, Islam itu nggak memberatkan kita. Pun sebagai masyarakat kita diminta untuk tunduk dengan pemimpin kita selama tidak mengajak ke kebathilan. Sekarang kalau sebagian dari kita resah hutang negara membengkak, tapi disisi lain juga nggak mau berinvestasi pada negeri (kasarnya ngutangin negara), ya resahnya nggak ada solusi dong. Karena kalau masyarakat skeptis sama program pemerintah, akhirnya pemerintah terpaksa hutang ke luar negeri lagi, pada rela gitu? Mending negara hutang sama masyarakatnya sendiri to? Hasilnya balik ke masyarakat itu sendiri. Soal riba, nggak perlu dipusingin. Pilih saja yang sudah jelas syariah seperti sukuk. Percaya saja sama dewan syariah yang sudah memberinya label syariah. Lagian sudah jelas kok surat berharga negara ini untuk membangun infrastruktur dan pendidikan, bukan buat maksiat dan semacamnya.

Mengenai return, memang surat berharga negara nggak terlalu besar. Tapi yang jelas jumlahnya pasti tiap bulan. Kayak emas aja bisa naik turun harganya. Kena selisih harga beli dan jual pula. Kalo ini ada minimal imbal balik setiap periodenya. Dan kembali lagi ke niat utama, berinvestasi untuk negeri. Sebab katanya, jangan tanyakan apa yang negeri ini berikan untuk kita, tapi apa yang bisa kita berikan untuk negeri. Ya kan?*ampun aku udah sok iyes banget sih

Postingan ini bukan paid post sukuk negara (wong sekarang juga belum ada penawaran sukuk, mungkin sekitar Maret baru ada SR010), tapi untuk memberi pandangan kepada mereka yang sebetulnya care sama kondisi negara, tapi terlalu pesimis untuk berbuat. Hey, ini ada hal sederhana yang bisa kita lakukan kok! Nggak perlu minder karena cuma bisa dikit. Karena hal besar itu dimulai dari yang kecil. Bukan begitu?

Baca: Membeli Surat Berharga Negara secara online via SBNOnlineBRI